1 comments

Curhatku.

Published on Minggu, 04 Oktober 2009 in

aku tak mengerti dengan apa yang ku rasa ini, tapi yang pasti aku begitu damai saat aku berada di titik itu. titik dimana aku bersama dia, dimana aku bisa berucap kata padanya, titik dimana aku merasa bahagia. aku yang tak mengaerti arti cinta hanya bisa bertanya pakah ini yang dimanakan cinta? Telah aku mencoba untuk pungkiri rasa cinta ini tapi aku tak sanggup, dan semakin aku mencoba untuk memungkirinya, semakin aku merakannya. Aku merasa hampa tanpanya, aku merasa sepi dan aku baru sadar bahwa aku membutuhkannya, dia tak pernah membuat ku sakit, dia tak pernah membuat sedih dan dia tak pernah mebuat ku susah, tapi dia selalu membuat ku gelisa, sejak rasa itu datang kau selalu memikirnyanya, apakah dia baik-baik saja, sudah makankah ia, sdang apa dia sekarang dan apa yang terjadi padanya detik ini. Ku akui ia tak pernah meminta untuk ku pikirkan tapi aku tulus memikirkan dirinya, aku tulus dibuat gelih karnanya. Mungkin kua terlalu pengecut untuk mengatakan ini padanya, tapi aku juga tak ingin merusak rasa yang sudah tumbuh ini, rasa yang bisa membuat ku bahagia ini. Aku sudah cukup bahagia dengan keadaan ini, aku tak ingin membuatnya kecewa hingga aku harus kehilangannya. aku ingin tetap ada dia dalam hatiku. mungkin lagu yang ku pasang di blog ini adalah gambaran perasaanku padanya.



Cilacap,
Bunyawan